Paroki Ramah Lingkungan

Paroki Ramah Lingkungan (KAJ) adalah gerakan gereja tingkat paroki di Keuskupan Agung Jakarta untuk mendorong umat secara aktif merawat bumi dan alam ciptaan sebagai wujud panggilan iman dan pertobatan ekologis. Ada dua tujuan dan fokus utama Paroki Ramah Lingkungan (PRL): 

  1. Rumah Bersama: mengajak umat peduli pada bumi berdasarkan Arah Dasar KAJ dan ensiklik Laudato Si dari Paus Fransiskus.
  2. Pertobatan Ekologis: membayar “hutang ekologis” melalui aksi nyata pelestarian lingkungan di gereja dan masyarakat.

Ada 18 kegiatan (pilar) dan 76 indikator PRL sebagai berikut: 

1. Gerakan Pantikfoam.

  • 1. Setiap pertemuan/rapat masing-masing membawa botol minum.
  • 2. Setiap ruang tersedia galon air dan gelas, bukan minuman kemasan sekali pakai.
  • 3. Snack rapat/pertemuan tidak menggunalan plastik, mika atau styrofoam.
  • 4. Ada himbauan mengajak umat untuk tidak menggunakan styrofoam dan kemasan sekali pakai melalui kotbah, pengumuman gereja, medsos, banner, poster, dll.

2. Pemilahan Sampah.

  • 5. Ketersediaan tempat sampah tidak terpilah.
  • 6. Ketersediaan tempat sampah Organik & Anorganik.
  • 7. Ketersediaan tempat sampah terpilah Organik, Anorganik, B3.

3. Pengolahan Sampah.

  • 8. Mengolah sampah organik menjadi kompos, biocompond, biogas, dan sejenisnya atau untuk budi daya maggot.
  • 9. Memanfaatkan sampah bunga potong menjadi pupuk, bunga kering, potpourri atau kreasi lainnya.
  • 10. Membuatan Pupuk Organik Cair (POC).
  • 11. Eco Enzyme.
  • 12. Lubang Resapan Biopori sebagai komposter alami.
  • 13. Kreasi daur ulang & Ecobrick.

4.Bank Sampah/Kolekte Sampah.

  • 14. Bank Sampah dikelola internal.
  • 15. Bank Sampah dengan nasabah umum.
  • 16. Bank Sampah bekerjasama dengan eksternal.
  • 17. Bank Sampah/kolekte sampah untuk berbagi/kegiatan sosial.

5.Penghijauan.

  • 18. Merawat taman & tanaman di gereja.
  • 19. Melakukan penanaman pohon di gereja (internal).
  • 20. Melakukan penanaman pohon di luar gereja (eksternal).
  • 21. Menanam secara vertikal.
  • 22. Menanam dengan tambulapot (tanaman buah dalam pot).
  • 23. Menanam dengan cara hidroponik, aquaponik, budikdamber (budidaya ikan dalam ember).

6.Dekorasi Altar Ramah Lingkungan.

  • 24. Selalu dekorasi altar ramah lingkungan.
  • 25. Dekorasi altar ramah lingkungan kecuali ada penganten tidak dilakukan.
  • 26. Dekorasi altar ramah lingkungan yang dimodifikasi dengan bunga potong.
  • 27. Dekorasi altar ramah lingkungan di event khusus saja (misal: Hari Pangan, Green Christmas, Green Easter).

7.Hemat Listrik.

  • 28. Ada himbauan / peringatan mematikan lampu & AC jika sudah tidak digunakan.
  • 29. Menggunakan lampu LED.
  • 30. Mengadakan kegiatan Earth Hour.

8. Hemat Kertas.

  • 31. Surat menyurat menggunakan email, WA group dll.
  • 32. Sekretariat menggunakan kertas bekas untuk draf surat.
  • 33. Teks misa ditayangkan menggunakan layar LCD, layar TV.
  • 34. Kertas bekas di daur ulang/dikelola.

9. Peduli dan Hemat Air.

  • 35. Ada Sumur resapan / Biopori
  • 36. Ada himbauan / peringatan untuk hemat air (mematikan kran setelah dipakai)
  • 37. Penggunaan sarana (kran, flush) yang hemat air
  • 38. Menggunakan cairan pembersih bebas bahan kimia (misal: Eco Enzyme, dan sejenisnya)
  • 39. Pemanfaatan air hujan, air AC, dll

10. Kawasan Bebas Rokok.

  • 40. Ada himbuan kawasan bebas rokok/vape.
  • 41. Ada area khusus untuk merokok.
  • 42. Ada sanksi bagi yang merokok di area gereja.

11. Pengurangan Polusi Udara/Emisi Karbon.

  • 43. Ada komunitas sepeda.
  • 44. Tersedia parkir khusus sepeda.
  • 45. Mengadakan kegiatan fun bike.

12. Silih Ekologis.

  • 46. Ada himbauan/edukasi kepada umat untuk melakukan silih ekologis.
  • 47. Memfasilitasi kegiatan yang mengkodisikan umat dapat melakukan silih ekologis atas jejak karbon yang dihasilkan.

13. Solidaritas Pangan.

  • 48. Membuat kegiatan memperingati Hari Pangan Sedunia.
  • 49. Ada himbauan / edukasi gerakan Menghabiskan Makanan.
  • 50. Melakukan gerakan penanaman tanaman konsumsi .
  • 51. Melaksanakan program berbagi kepada keluarga KLMTD dalam paroki (umat dan karyawan gereja).
  • 52. Melaksanakan program berbagi kepada keluarga KLMTD sekitar non Katolik.

14. Kebersihan Toilet Gereja.

  • 53. Toilet di gereja terkelola dengan baik, bersih, harum, ada tempat sampah, dan ada himbauan/ tata tertib penggunaan air, closet dll.
  • 54. Toilet di gereja terkelola dengan baik, bersih, harum, ada tempat sampah namun tidak ada himbauan/ tata tertib penggunaan air, closet dll.
  • 55. Toilet tidak terkelola dengan baik terlihat dari kondisinya yang kotor dan bau.

15. Peringatan Hari-hari Lingkungan Hidup.

  • 56. Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (21 Februari).
  • 57. Memperingati Hari Air Sedunia (22 Maret).
  • 58. Memperingati Hari Bumi (22 April).
  • 59. Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia (5 Juni).
  • 60. Memperingati Hari Ozon Internasional (16 September).
  • 61. Memperingati Hari Menanam Pohon.

16. Kolaborasi/Kesinergian.

  • 62. Kegiatan berkolaborasi atau bersinergi dengan Sie Liturgi.
  • 63. Kegiatan berkolaborasi atau bersinergi dengan Sie Katekese/Komunitas Doa lainnya.
  • 64. Kegiatan berkolaborasi atau bersinergi dengan PSE/Kesehatan.
  • 65. Kegiatan berkolaborasi atau bersinergi dengan HAAK.
  • 66. Kegiatan berkolaborasi atau bersinergi dengan Komsos.
  • 67. Kegiatan berkolaborasi atau bersinergi dengan BIA/ BIR/OMK.
  • 68. Kegiatan berkolaborasi atau bersinergi dengan WK Lingkungan/Cabang.
  • 69. Kegiatan berkolaborasi atau bersinergi dengan dinas terkait.
  • 70. Kegiatan berkolaborasi atau bersinergi dengan masyarakat lintas agama.

17. Publikasi dan Dokumentasi.

  • 71. Kegiatan, karya, prestasi yang berkaitan lingkungan hidup dipublikasikan melalui kotbah/pengumuman mimbar/banner/poster.
  • 72. Kegiatan, karya, prestasi yang berkaitan lingkungan hidup dipublikasikan melalui media sosial internal (Website/Instagram/Facebook/Twitter/Youtube/Tiktok).
  • 73. Kegiatan, karya, prestasi yang berkaitan lingkungan hidup dipublikasikan melalui
    Majalah/Buletin/E-majalah paroki.
  • 74. Kegiatan, karya, prestasi yang berkaitan lingkungan hidup dipublikasikan melalui media eksternal (misal: Kompas.com, Hidup Katolik.com / Majalah Hidup, detik.com, Radio, Televisi dll).

18. Peran Pastor Paroki & DPH dalam mendukung terwujudnya Paroki Ramah Lingkungan.

  • 75. Homili bertema Ekologis yang menekankan kesadaran perilaku ramah lingkungan (melakukan pertobatan ekologis).
  • 76. Ada kebijakan/peraturan/ SOP dalam upaya mewujudkan perilaku ramah lingkungan.